Showing posts with label tentang cinta. Show all posts
Showing posts with label tentang cinta. Show all posts

Tuesday, January 1, 2013

Epilog Awal Tahun

"... sejak bertemu denganmu, aku tidak lagi takut menjadi seorang pemimpi."

*and i really really hope, sometimes i want to tell that to someone,.

Friday, February 10, 2012

"Cintai dengan sederhana, membenci dengan sederhana.."

Ini hanya twit tanggapan kecil saya terhadap seseorang yang menghina ISLAM di twitter...

Tag #cintabenci

"Cintai dengan sederhana, membenci dengan sederhana.."

1. ..klo ngeliat ada yg benciiii bgt sama sesuatu sampe menghina lalala... #cintabenci
2. sy selalu ingat pesan itu "mencinta dg sederhana,membenci dg sederhana.." #cintabenci
3. "..krn bisa jadi kelak bencimu jadi cinta;dan cintamu jadi benci.." whoknows? #cintabenci
4. termasuk sama orang2 yg mengidap #islamfobia ;selalu berusaha huznudzon,krn mereka belum tahu... #cintabenci
5. well, sy hnya terkadang kepikiran;orang2 yg sgt membenci buta 'sesuatu' ketika menemukan setitik aja kebenaran... #cintabenci
6. ..kelak ia akan jatuh cinta, dan hidayah tak akan mengenal who,where,why,what ..ia hanya mengenal how #cintabenci
7. how?ya,cerita yg selalu menggugah adl ketika 'bagaimana' seseorang memperoleh hidayah #cintabenci
8. bingung ya tadi ngomongin #cintabenci, skrg malah ngomongin hidayah? :D
9. bkn salah ketik kok, kata sp cinta cuma ttg cwo&cwe saling suka? #cintabenci
10. cinta itu banyak variannya! #eh #cintabenci
11. salah satunya adalah cinta pada agama...dan cinta ini ga bs didapet kecuali dg hidayah. #cintabenci
12. sayangnya hidayah ini hak prerogatif Allah SWT, jd gak semua bs dpt hidayah kecuali kehendakNya. #cintabenci
13. maka bersyukurlah yang merasakan cinta satu itu #cintabenci
14. nikmat cinta;iman,islam,ihsan #cintabenci
15. byk yg islam sejak lahir; tapi baru benar2 jatuh cinta saat ia dewasa #cintabenci
16. byk jg yg tak kenal islam sjk lahir;benci saat dewasa; dan jatuh cinta saat tua #cintabenci
17. finaly,wajar jk qt marah agama yg qt cinta dihina;tp bkn berarti legal berbuat sekehendak emosi #cintabenci

Semoga kelak sang penghina sadar akan perbuatannya;

"Mencinta karena Allah; membenci pun karena Allah."

Wallahu'alam bi shawab...


*kalo ada yang mau follow sila @adzkia_deztie :)

Tuesday, May 24, 2011

jatuh cinta #4

Ia tertegun, memperhatikan sederet nama yang hanya ia kenal sekilas.
Entahlah kenapa sesosok pemilik nama itu tiba-tiba muncul di mimpinya.
Apa itu merupakan jawaban dari doa-doa panjang yang terlantunkan seusai sholat?
atau jawaban dari kepastian untuk menghilangkan resah?
Rabb,, tapi kenapa orang itu yang muncul?
Yang bahkan tak dikenalnya saat di dunia sebenarnya,

Ia tahu pemilik nama itu,
tapi hanya sekedar tahu, hanya itu.
Resahnya kemarin yang sempat diganggu beberapa nama kini bertambah,
ada nama baru yang menyesak-nyesak di benak.

Hmpfttt....
ia menarik nafas, rupanya pemilik nama itu..
sangat baik agama dan akhlaknya,
ia merasa sangat tak sebanding.
Tuturnya terjaga, tak seperti dirinya yang kadang keselimpet lidah.

Kini ia sisipkan nama itu dalam hati saja,
menganggap mimpi semalam itu hanya bunga tidur,
seperti biasanya. :)

Sunday, May 15, 2011

jatuh cinta #3

Gelap. Semua sudah terlelap. Malam tengah berkidung dengan sunyi. Bulan, bintang, keduanya lebih memilih bersembunyi di balik mendung yang menggantung. Gemericik air keran dinyalakan, pukul 03.00 dini hari. Setelah menghabiskan waktu untuk beberapa raka’at shalat malamnya, ia membenamkan tangisnya dalam sujud. Ia ingin mengadu pada Sang Pemilik hati, yang mampu membolak-balikkan hati.
“Rabb, aku jatuh cinta.” Ujarnya lirih, sambil terisak. “Ampuni aku Ya Rabb, yang tak pandai menjaga hati.” Tambahnya, selebihnya sunyi memanjang. Ia memilih diam dan menatap sejadahnya. Menarik dan menghembuskan nafas panjang. Dadanya sesak. Sekelebat bayang wajah muncul di benaknya, “Ia telah menyita waktuku, bahkan saat aku hanya ingin berdua denganMu.” Lagi air mata menetes satu-satu. Ia menyesal, rasa ini tentu tidak akan ada ketika ia pandai menata hatinya, menjaga matanya dari apa yang seharusnya tidak ia lihat, rasa ini tentu tidak akan ada. Ia telah lalai… pikirnya berkelebat, kacau.
“Biarkan rasa ini berlabuh pada dermaga yang halal, Rabb. Pada kelak yang telah Engkau siapkan menjadi imamku. Jika rasa ini terlanjur tumbuh pada yang bukan haknya, maka biarlah saja rasa ini mengalir kembali kepadaMu. Jauhkan aku dari sikap yang tidak Engkau ridhoi.”
Ia memejamkan mata, meluruhkan malam dengan tulusnya doa. Sungguh rasa itu menyiksanya, namun rasa itu pula yang akan membawanya ke syurga jika bisa dikelolanya. Ia faham itu, maka biarlah rasa itu mengalir pada Pemiliknya. Sang Pemilik Cinta.

cinta yang bagaimana??

by Desti Adzkia on Friday, May 13, 2011 at 9:41pm

Jatuh cinta itu apa??

sesuatu yang membuat senyummu merekah di berbagai musim?

atau sesuatu yang membuatmu merasakan hangatnya musim dingin;

dan menggigil di musim panas?



atau ia adalah sesuatu yang membuatmu ingin berlabuh ke tepi sungai Nil yang konon indah,

dan bermimpi hinggap di negeri Barcelona yang terdengar manis,

membayangkan merentangkan tangan di ujung kapal titanic mungkin?



itukah yang namanya cinta?



lalu, bukankah cinta juga yang membuat banyak pasangan memilih berpisah setelah bertahun2 menikah?

bukankah mereka yang memutuskan untuk bercerai juga merasakan bunga yang bermekaran pada awalnya?



lalu, bukankah cinta juga yang membuat pak habibie menangisi kepergian bu ainun?

bukankah angelina sondak juga menjadi lemah ketika ditinggal cintanya ke liang lahat?



atau para pejabat yang duduk di kursi2 panas itu bukankah juga karena cinta?

meski pilihannya hanya ada dua;cinta rakyat atau kekuasaan.

lalu para koruptor itu, bukankah melakukan pekerjaannya karena cinta?

cinta pada istri dan anak hingga tak terpikir neraka yang menganga.



lalu cinta mana yang kau mau?

cinta yang mana??



tunggu,,

masih ada cinta yang lainnya..

cinta anak manusia yang juga lahir dari rahim seorang ibu,


cinta muhammad yang membuat kakinya bengkak membiru,

atau tengok cinta ibrahim yang rela menyembelih buah hatinya yang dinanti bertahun lamanya,


cinta yang berbuah syurga,

cinta pada Sang Pemilik cinta.


13*5*2011

jatuh cinta #2

by Desti Adzkia on Saturday, April 23, 2011 at 7:11pm

“Bagaimana jika aku jatuh cinta padanya, Nay?” selepas mengajukan pertanyaan menggantung itu, ia beranjak untuk berdiri mensejajari jendela kamarku yang sejak tadi kubuka. Tercium aroma tanah basah selepas hujan, rintiknya masih tersisa yang semakin mendramatisir keadaan. Ia berdiri disana membelakangiku, menatap tarian dedaunan yang tersentuh angin. Aku mulai memikirkan sesuatu, padanya? Pada siapa maksudnya? Namun aku enggan menanyakannya, biarlah dia saja yang bercerita tanpa ku tanya.

“Ia selalu ada saat kubutuhkan, Nay. Ia selalu mendengarkan jika aku sedang butuh didengar, ia orang baik, Nay.” Aku masih bertahan untuk tidak beranjak, meski sebenarnya benak ini dipenuhi tanda tanya. Rasa sesal menyeruak di dada, ini juga pastilah karena aku sebagai sahabatnya telah lalai. Mungkin aku tak selalu ada saat ia butuhkan, mungkin aku tidak selalu bisa mendengarnya, atau mungkin juga aku masih kalah baik. Wanita mana yang tak luluh diperlakukan bak putri raja? Meski mimpiku lebih sering ingin seperti Sang Rasul dengan Ibunda Khadijah daripada Cinderella.

“Ia berjanji akan menikahiku, Nay.” Ia berbalik, senyumnya mengembang, wajahnya seindah kepakan kupu-kupu di langit senja. “Setelah kami lulus dan ia telah mapan.” Ujarnya penuh harapan optimis.

“Apa ia bisa menepati janjinya?” aku bertanya hati-hati. “Bukankah banyak hal yang akan terjadi dalam waktu selama itu, Sha?”

“Ia telah berjanji, dan aku percaya.” Ia mempertegas perkataannya.

Aku menelan ludah. Pahit. Kupandangi wajahnya, sebentuk wajah yang telah membersamaiku dalam bingkai ukhuwah hampir 4 tahun. Ternyata waktu selama itu tak cukup untuk menyelami hatinya, mengetahui apa maunya. Asaku melanglang pada kisah Ali dan Fatimah, kisah paling romantis menurutku. Memendam rasa berbilang waktu, namun tak juga satu sama lain saling ungkapkan. Hingga keikhlasan akan rencana terbaik dari Rabb-nya menghantarkan pertemuan dua cinta yang memukau. Dan janji Allah, pastilah ditepati.



*Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan tokoh, alur, cerita, maka itu adalah hal yang tidak disengaja.

jatuh cinta #1

by Desti Adzkia on Thursday, April 21, 2011 at 7:51pm

“Aku jatuh cinta,,” ucapnya pelan sambil tertunduk malu, aku menatapnya berusaha tersenyum sebaik mungkin. “Apa itu boleh?” lagi ia bertanya dengan tatap mata penuh harap akan jawabku.



“Tidak ada larangan untuk jatuh cinta, karena perasaan cinta itu fitrah.” Jawabku berusaha setenang mungkin, sembari menahan gemuruh di dadaku. Entah serasa ada yang menyesak membuatku sulit untuk bernafas. Seolah jawabku tadi hanya sehelai kapas yang berterbangan, suatu pembelaan.



“Entahlah awalnya bagaimana, tapi setiap aku bertemu, bertatap muka dengannya, ada yang aneh di hatiku. Aku mengaguminya..” aku masih menahan senyumku, berusaha membuat senyum itu tidak berubah sedikit pun bentuknya. “Aku sangat ingin ia menjadi pendampingku, pendamping hidupku. Ia sangat sempurna dimataku.” Aku terus mendengarnya dengan seksama, aku sama sekali tidak ingin merontokkan bunga-bunga yang bermekaran di hatinya. Biarlah perasaan itu mengalir apa adanya, dan aku hanya ingin membuatnya mengalir ke Pemiliknya.



“Jika cintamu padanya membuat kau semakin mencintaiNya, tidak ada yang salah dengan cinta yang kau punya.” Aku angkat bicara setelah ia mulai tenang. “dan sudah tentu, cinta yang kembali padaNya tidak akan melanggar syari’atNya. Kau boleh memelihara cinta setinggi gunung, sedalam lautan, atau seluas langit, tapi pastikan cintamu pada Rabbmu tetap menempati urutan pertama.”



*Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan tokoh, alur, cerita, maka itu adalah hal yang tidak disengaja.