Showing posts with label HariHariKu. Show all posts
Showing posts with label HariHariKu. Show all posts

Monday, December 31, 2012

Bye... 2012

Ini masih siang. Dan gue udah melow!

Di rumah juga lagi gak hujan, ya paling angin sepoi-sepoi yang menggoyangkan jemuran baju gue di belakang rumah. Apa mungkin karena hari ini adalah hari Senin? Ngaruh gitu? Hehe. Bukan harinya kali, tapi tanggalnya! Yap! Tanggal 31 Desember 2012. Itu artinya besok [kalo masih ada umur] adalah tanggal 1 Januari 2013. Memasuki tahun baru masehi, tenang... gue bukan mau merayakan kok, bukan juga mau menganggap special tahun baru ini. Hanya saja mau mereview apa saja yang terjadi pada diri gue di tahun ini.

Rasanya pengen mewek sejadi-jadinya kalo mikir banyak banget yang belom gue capai di tahun ini.... seriuss.... really, really desperate! Tapi alhamdulillah, gue masih sangat-sangat yakin dengan firman Nya "... setelah kesulitan ada kemudahan. Sungguh, setelah kesulitan ada kemudahan." Tuhan gue gak pernah bohong, gak akan. So, Dialah yang membuat gue kuat menghadapi semuanya, semua ujian yang akan membuat gue Naik Kelas!

Sepertinya akan sangat naif kalo gue hanya menuliskan berbagai kegagalan yang sukses bikin gue berada di titik terburuk dalam hidup. Karena setelah gue list, ternyata banyak yang gue dapatkan di tahun ini. Yes! Sedikit meng'copas' cara Dian Sastro membuat hidup ini bahagia, yaitu menuliskan apa saja yang membuatnya bahagia setiap hari [gue liat ini di Hitam Putih Trans7]. Maka, gue juga akan me-list apa saja kenikmatan yang Allah kasih cuma-cuma ke gue di tahun ini, tahun 2012.

1. Skripsi gue di ACC sama dosen PS!!! Yihaaaaaaa..... asli pengen loncat-loncat rasanya sanking berbunga-bunganya hati gue. Ya Allah... berbagai lika liku yang gue hadapi akhirnya selesai. Artinya gue selangkah lagi menuju wisuda! Syalalala. SKL gue keluar tepat tanggal 1 Februari 2012 [FYI, gue pernah menuliskan target ini di dreembook yang pernah gue buat sebagai tugas kewirausahaan sewaktu TPB]

2. Gue wisuda... sekali lagi... GUE WISUDA!! Pake Toga, pake baju kebesaran [yang asli beneran gedeeee meeen :D] di tanggal 25 April 2012. Bareng sohib-sohib gue, Feri, Neno, Diqin, Bengbeng and others

Ini salah satu pic gue, hayooo gue yang mana?? Haha..yang pasti carilah mana cewek yang posenya gak ada anggun2nya meskipun udah pake kebaya :p

3. Sebenernya sambil nunggu wisuda gue sempet freelance di Diploma IPB. Bantuin staff untuk seleksi USMI [Undangan Seleksi Masuk IPB] D3. Barengan sama Aslimah, bengbeng, diqin. Dan alhamdulillah, ternyata fee-nya dahsyat! Ya, bisa ngebantu pendanaan wisuda gue yang gak murah. Plus tetek bengek kebaya dan perlengkapan cewek lainnya yang lumayan nguras kantong. :d

4. Gue berhasil mengunjungi Penerbit Mizan naik kereta, PT PTI di Ciledug [numpang nginep di rumah si ami-chan], PT Busana Apperal Group di Jl. Sudirman sana, PT Fresh On Time Seafood di Jl. Raya Bekasi, Sekolah Alam di Sawangan Depok, dll. Jalan-jalan berkedok nyari kerja, hahaha

5. Beberapa tulisan gue dimuat di Annida Online, alhamdulillah. Meskipun beberapa cerpen dengan sukses dirijek juga :D baca di sini

6. Gue diterima sebagai pengajar di SDIT AU [akronimnya dirahasiakan ah :)] sebagai Guru Mata Pelajaran Matematika sodara-sodara! Plus ngajar Bahasa Indonesia juga. [Ini bener-bener diluar perkiraan gue] Gue menolak ngajar di bimbel, sekolah alam, dan pada akhirnya gue malah beneran kecebur di 'Sekolah'. Rencana Allah memang tak pernah terduga :) *FYI, gue bertahan 4 bulan saja.

7. Gue ketemu sama temen baru, Neng Nuraeni [ini temen jalan, temen curcol, temen gila di sekolah :D] dan Bu Titi [ini temen curhat, karena beliau sungguh2 keibuan dan membuat gue nyaman dengan semua wejangannya :)]

8. Gue ketemu anak-anak dari kelas 1 sampe 6, yang membuka pikiran gue tentang dunia anak-anak. Menambah keilmuan gue tentang parenting, sedikit contoh 'anak nakal di sekolah adalah hasil keluarga yg kurang perhatian. Sejak itu gue bertekad akan jadi ibu yang baik buat anak-anak gue kelak. Gua pengen jadi ibu yang inspiratif buat anak-anak gue, gue pengen melihat perkembangan mereka, oh.. so sweet... :)

9. First time gue ngerasain flying fox [hahaha sumpah norak!]

10. Berkenalan dengan dunia pendidikan, sehingga gue kelak bisa menempatkan posisi gue sebagai orang tua[kelak] dalam menghadapi sekolah dan guru-gurunya.

11. Gue merintis usaha gue di href="http://www.facebook.com/adzkia.oshop">d'adzkia shop alhamdulillah lumayan untuk pemula, dan gue berencana akan lebih mengembangkan lagi di 2013 mendatang.

12. Gue sangat sangat bersyukur masih dijaga Allah, gue masih disayang sama Allah,, gue dikasih kesehatan, keluarga yang utuh, adik2 gue yang meski bandel tetep sayang sama kakaknya yang semirna-mirna ini, dan masih banyak-banyak-banyak lagi. :) Thank U Allah

Sebenernya masih banyak lagi yang harus gue tulis, tapi kalo kebayangan nanti pusing juga yang baca [padahal gue doang yang baca,haha]. Well, berhubung tahun 2012, jd gue tulis 12 poin aja dah :) tanpa mengurangi rasa syukur gue ^^v

Sunday, December 30, 2012

One Day No Rice!

Judul di atas bukan lagi kampanye yaaa... :)

Meskipun di salah satu sudut kota di provinsi Jawa Barat sedang gencar mengampanyekan hal tersebut.

Ceritanya satu hari yang lalu saya nonton Warna, sebuah acara di Trans7. Temanya tentang singkong dan keutamaannya. Katanya singkong itu bagus banget buat diet! Hehe. Ketauan deh nih arah tulisannya kemana :)

Ok. Saya ngaku, saya lagi kepengen dieeeeeettt. Gak pengen kurus-kurus banget sih, minimal turun 10 kg lah... supaya rok-rok di lemari bisa dipake lagi :D Terhitung sejak masa-masa perjuangan skripsi bertahun lalu [tsahhhh] rok-rok itu semakin menyiksaaa. Pertanda kalau lemak di tubuh saya berkembang biak sangat pesat [ternak kaliii berkembang biak :p].

Sejak dulu saya nyaman-nyaman saya dengan berat badan yang menurut saya ideal :p Saya juga bukan tipikal orang yang sensitif ketika disinggung masalah bobot badan. Makan sesukanya, karena motto saya adalah makanlah selagi bisa makan [hahaha] So, sama sekali gak ada pantangan makanan dalam piring saya. Tapi ternyata, motto itu mulai terasa menyesatkan ketika tanpa sadar timbangan saya makin hari makin nambah. Dan semakin banyak orang yang menunjukkan perhatiannya dengan pertanyaan, "Loe gendutan ya?" ato "Mbak, kok sekarang gendut banget?" ato "Udah lama gak ketemu, mbak kok kelihatan beda ya, gak ngapa-ngapain ya di rumah?" ato "Mbak sekarang chubby banget pipinya." Tuh kan baca, meskipun tata bahasanya beda, tetep saja artinya sama!:(

Tapi sekarang saya mengerti, kenapa pertanyaan ini begitu sensitif bagi kaum hawa! Apalagi kalau yang bilang 'tampak lebih sehat' itu musuh bebuyutan --> para mahluk mars!!! Tapi kekesalan saya itu gak ngefek apa-apa, saya sama sekali gak kepikiran diet dan malah asyik menikmati menu-menu makanan. Haha! Parah kan? Itulah kenapa saya dibilang super duper cuekkkkk wek wekkk :p

Hingga suatu saat, Warna menunjukkan jalan. Kalau diet itu gak harus kelaparan. Gak harus lemes karena nahan perut keroncongan. Tapi diet adalah mengatur pola makan, atau bisa juga mensubtitusi bahan makanan. Contoh subtitusinya adalah mengganti beras/nasi dengan karbohidrat lain seperti singkong! Olala... ini yang saya cari. Diet tapi gak kelaparan!!

FYI, singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama.Singkong merupakan umbi yang banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat. (sumber)

Berdasarkan info tersebutlah saya berniat mencoba hari-hari saya tanpa nasiiii. Kemarinlah tepatnya saya mencoba, mengganti nasi kesayangan dengan singkong. Alhamdulillah, saya berhasil melewati hari saya tanpa nasi [horaaaaay!!]. Insya Allah saya akan mencoba program ini selama sebulan, tapi emang berat sih ninggalin nasi sekaligus. Makanya hari ini saya masih makan nasi, tapi membatasi. Seperti sarapan singkong, siang nasi, malam kentang. Nih lagi searcing menu-menu berbahan singkong/ kentang [kenapa tiba2 ada kentang? Soalnya saya bosenan orangnya, makanya mix n match with potatos :) Tapi saya juga heran kenapa saya gak pernah bosen makan nasi?? #abaikan]

Doakan sukses ya program saya ini!! hosh!!! semangatttttt!

*Insya Allah next akan posting menu-menu berbahan dasar singkong dan kentang untuk mengatasi kebosanan

Wednesday, December 26, 2012

SuperCamp #3

Setelah sholat berjamaah, kami bersiap senam pagi! Taraaaa... cuma anak-anak kok yang senam, saya mah kaburrr... hehe ^^v dan muncul kembali saat mereka mulai berangkat untuk jelajah alam.

Resiko jadi tim medis adalah harus siap siaga di belakang. Yap!! Saya ditinggal pembina lain, bersama seorang anak yang kakinya sedang sakit. Saya berusaha menikmati perjalanan itu meski agak panik, [gimana kalau nyasar coba??] ah, tapi saya harus tetep stay cool... malu dunk sama murid saya yang bertampang kalem meski tertinggal jauuuuh di belakang. Tiba-tiba si anak mengeluh perbannya lepas dan saya pun dengan sigap membantunya untuk mengganti perban di kakinya. Tapi,, saya lupa bawa gunting untuk memotong plesternya. Dan tidak ada benda tajam satu pun di sana.

Saya minta izin untuk meninggalkan anak itu dan mencoba menyusul rombongan yang tidak terdengar lagi suaranya. Lumayan jauh, sampai akhirnya saya menemukan mereka di sebrang sana... Oh My God! Gimana caranya saya ke sana??

Saya bertepuk tangan untuk menarik perhatian mereka, supaya mereka sadar kalau saya ketinggalan rombongan. Alhamdulillah, satu panitia langsung berlari menghampiri saya lewat belukar dan sebuah sungai kecil. Dan pertanyaan pertama yang saya ajukan adalah...

"Bawa benda tajam gak, Pak?"

Si Bapak pun kebingungan, "Benda tajam? Buat apa?"

"Buat potong plester, itu ada anak yang sakit di sana."

"Kenapa gak dibopong aja, Bu?"

"Berat kali, Pak. Bapak liat sendiri aja deh anaknya." Si anak yang sakit itu punya badan lumayan berisi [sedikit penghalusan dari kata gendut ;p]

Olala... ternyata plester itu bisa dirobek gitu aja pake tangan. Malunya dakuuuuu, ketauan nih gak lulus PMR.

Track yang kami lalui untuk kembali ke rombongan lumayan sulit. Dan saat harus meloncat, si Bapak tiba-tiba terdiam. Rupanya beliau nunggu saya, karena khawatir gak bisa loncat karena memang agak tinggi.

Dengan lugunya saya nanya, "Kok gak dilanjutin, Pak?"

"Ayo loncat, Bu."

"Oh.. Bapak tenang aja, saya bisa kok. Jadi bapak duluan saja. Santai, Pak, sudah biasa."

"Oh.. bener bisa?"

Saya pun mengangguk yakin. Kami pun melanjutkan perjalanan. Sampai ada pagar lumayan tinggi yang harus kami lewati. Saya sudah di atas pagar, tiba-tiba si Bapak menoleh, "Beneran bisa, Bu?"

"Tenang, Pak. Hupp! Saya pun mendarat dengan sukses! Menyisakan murid-murid saya yang melongo menyaksikan ibu gurunya berubah jadi wonderwomen. Haha.

***

Yeeeee ini yang saya tunggu2!!! Flying Fox!! Saat kuliah dulu saya gak kesampean naik ini karena terkendala rok. Tapi karena saya sekarang pakai RONA (Rok Celana) Saya dengan pede akan mencobanya. Sampai kepala sekolah dan para bapak guru heran melihat saya bersemangat sekali, karena saya satu-satunya 'ibu guru' yang ikutan ngantri main ini.

Saat naik tangga untuk sampai ke atas sebelum meluncur, tiba-tiba instruktur bilang "Kayaknya udah biasa manjat ya, Bu?" Tuiiiiiing Tuiiiiing, ini pujian atau apa ya? Saya jawab aja, "Kok tahu, Pak?" [ini bukan mau ngegombal yak! :)] "Iya soalnya cekatan banget." haha... baru tahu dia! Mungkin dia belum mendengar perjuangan saya untuk sampai ke menara Al Hurriyah [masjid kampus IPB yang konon tingginya 35 meter sodara-sodara! Dan jangan bayangkan saya naik menara itu seperti naik menara monas! Kami harus memanjat tangga-tangga yang berdiri dengan kemiringan 180 derajat. EH malah jadi ngomongin iiniii, soriii]

Slurpppppppppppppp [eh begini gak ya bunyi meluncurnya??] Alhamdulillah sampai ke darat dengan selamat. Sebenernya pengen naik lagi,,, tapi berhubung di bawah sudah banyak bapak guru, saya urungkan niat itu. Well, suatu saat harus mencoba lagi... semoga paralayang next time :)) hihi amiiin

Oke, sekian pengalaman saya Camping wif siswa siswi SDIT sekaligus acara perpisahan saya sebagai guru mereka, hiks hiks..

Saya yakin mereka akan mendapatkan guru yang lebihhhhh segala-galanya dibanding saya, dan semoga saya akan mendapatkan yang terbaik di luar :) Tetap diistqomahkan dalam kesabaran saat berjuang di medan laga yang lain [nih silat apa yak?]

amiiiiiiiiiiiiiiiiin

Wednesday, April 11, 2012

Keponakan Baru

Haloooo om-om....tante-tante....
kenalin nih Dek Miqdam Aminnudin[TTL: Bogor, 3 April 2012 bada' isya] yang sejak Ibunya belum bertemu jodohnya sudah dinanti kelahirannya ^^v Hohoho...
Saya abis jenguk sore tadi, usianya baru seminggu..tepat seminggu itu pula tali pusarnya baru lepas ^^v
Dek Miqdam ini kalo di LN punya nick name "Mike" lho! Hehehe...



[Foto ini diambil setelah dedeknya dimandiin, dibedakin, dibedongin...hehehe. Lucunya lagi setelah itu, sewaktu dipakein popok..dedeknya pipis.. oalah... mbahnya yang lagi pakein popok sampe geleng2...]



[Lucu bangetttt kan?? ^^v}]

Wednesday, January 4, 2012

Peternak atau Editor?

Alhamdulillah sidang sudah terlewati...
meski beban revisi masih menghantui,hehe

Kemarin alhamdulillah sudah menjalani tes sebagai editor di sebuah perusahaan penerbitan di bilangan jakarta selatan. Well, meski belum tahu hasilnya... saya sangat mensyukuri telah mendapat pengalaman berharga :)

Sebuah tes tulis yang membuat jari saya harus diplester (hihi)sanking banyaknya soal yang harus saya tulis jawabannya..
Sebuah wawancara yang mendadak membuat gejala 'traumatis pasca sidang' saya kumat! Ya, sempet galau menanti detik-detik nama saya dipanggil untuk masuk ke sebuah ruangan. Sampai teman (kenalan di sana) yang lain bilang "Gak kayak sidang kok, nyantai aja..." tetep aja, namanya juga trauma! Tiba-tiba wajah kelima dosen saya di ruang sidang terbayang-bayang, kata-kata nyelekitnya, tatapan-tatapan bak singa lapar itu, genangan air mata yang saya tahan di pelupuk dan amosfer udara ruangan sidang membuat saya sempat tercenung beberapa saat.

Omaigad!

Tapi disana pula saya bertekad, ini dunia yang saya sukai! Saya harus berusaha seoptimal mungkin, dan tidak akan mengulangi kebodohan di ruang sidang! (yah,ketahuan deh gimana sidang saya, hehe)

OK, lulus gak lulus... yang penting jangan meninggalkan kesan memalukan! Akhirnya sebagai urutan ke-4.. saya melangkah masuk ke ruangan sempit itu. Di sana sudah terdapat dua orang, pertama CEO dan kedua adalah kepala bagian...

taraaaa....
saya disambut dengan candaan akibat nama saya yang katanya nyerempet 'desi ratnasari' (hoho)
terussss.... ditanya (ini saya udah duga jauh2 hari) terkait jurusan saya yang peternakan dengan posisi yang saya incar yaitu 'editor' (jaka sembung naik ojek, gak nyambung jack! Ya obrolan berlanjut ke pertanyaan 'lebih suka budidaya sapi ato buku?' hihi aya2 wae nih si bapak!

ada lagi pertanyaan lucu lainnya "buku terakhir yang dibaca? kecuali peternakan yah des!" saya sampe ngakak nih..(tapi dalem atii... yaiyalah! Mau langsung diblacklist?! kan jaga imej dikit....)


Swing...swing....

Semoga berjodoh dengan pekerjaan itu... amin :)

Monday, October 24, 2011

Memanjakan Diri

Tempat-tempat memanjakan diri:

1. Gramedia (at least yang penting toko buku sebenernya, cuma emang gramedia yang biasanya paling luas tempatnya) tempat ini membuat saya nyaman, meskipun cuma keliling-keliling liatin buku-buku yang tersusun rapi di rak-rak raksasanya. Kadang juga bikin mupeng kalo lagi bokek total, but... ini menjadi tempat favorit saya memanjakan diri sekaligus membangun mimpi; kelak suatu saat ada nama saya di salah satu sampul buku-buku itu. Biasanya di gramed ada alunan music Kenny G yang cozy banget... bikin betah menjelajah isi tokonya :)

2. Blog, haha... iya.. tempat ini membuat saya bisa bermanja-manja dalam artian menuliskan apapun yang saya suka sesuka hati dalam koridor yang baik tentunya. Tempat melepas semua rasa, semua imajinasi, semua pikiran-pikiran yang terlintas di kepala saya.

3. Salon?? Bukan! Saya bukan tipe wanita yang suka ke salon kalo gak kepaksa-kepaksa banget. Serius! Saya lebih baik nongkrong di atas loteng sambil lihat lampu-lampu kota yang kerlap-kerlip setiap malem. Itu lebih indah dibanding duduk di kursi salah satu salon, entah facial yang sangat menyakitkan atau apapun itu yang cukup menguras kantong. Hoho..

4.tar dulu ya... dipending dulu...hehe

Saturday, October 22, 2011

serial akhwat tangguh: menuju istana cinta 'mba&mas bintang'

okeh, saya kembali menuliskan pengalaman saya (rasa-rasanya suatu saat nanti saya wajib nulis tentang kalian*para bintang yg menginspirasi hidup saya* menjadi sebuah buku!) amiiinnn.....

Sepulang saya dari kota tua, ketika saya masih asyik duduk di angkot bareng keempat temen saya..
Tulilit..tulilit..
Hape saya bunyi, sebuah sms masuk dari *pippp* saya sensor ah namanya, kelak nama beliau akan saya samarkan menjadi #mas bintang#.
"Des, afwan, gmn kbrnya?blalalala...." yang intinya adalah menawarkan saya untuk menemani istrinya yg sedang hamil karena akan ditinggal selama 2 hari di bandung. Nama istrinya akan saya samarkan menjadi #mbak bintang#*mau tahu kenapa saya menggunakan nama inih??jwbnnya akan ada di buku saya nanti, tunggu kalo jadi terbit,hehe.
Akhirnya saya menyanggupi, sekalian nengok rumah barunya yang katanya lebih luas dari sebelumnya.
Cerita dipersingkat sampai....
Semalam, tertanggal 21Okt2011 di kota Bogor.
Rupanya yang bisa ikut nginep hanya saya dan seorang teman saya. Kami pun menerobos hujan yang masih gemericik dengan payung berwarna biru (saya biru donker, dia biru muda). Setelah ke ATM untuk mengisi kantong yang menipis, sebuah sms mbak bintang masuk ke samsung corby saya "Nduk,nitip lilin ya. disini mati lampu..." dengan terseok-seok kami pun mencari sebatang lilin..
Setelah mendapatkan lilin, kami naik angkot berwarna biru. Sampai di gerbang perumahan, suasana gelap dan sepi menyambut kami. (saya masih sekuat tenaga berdoa semoga saya masih inget jalan menuju blok rumah mbak bintang tanpa sepengetahuan teman saya yang baru pertama kali ke tempat ini. kalo dia tahu saya lupa, mungkin dia akan menolak untuk ikut secara mentah2,hihi)
Kami berjalan tanpa penerangan, "Nanti kalo ada apa-apa, siap-siap teriak yah.." ujar saya menasehati teman saya yang mulai parno lihat sekeliling kebun singkong sepanjang jalan yang kami lalui.
"Gak bakal ada yang denger tahu kalo qt teriak! Sepi begini!"
"Ya setidaknya qta sudah berusaha." ujar saja tenang.

Ingatan saya mulai benderang ketika melihat satu plang nama jalan yang tidak dapat terbaca tulisannya karena gelap. Saya delegasikan sahabat saya itu untuk mendekati plang tersebut dengan menggunakan hapenya supaya terbaca. Rupanya benar itu gang yang saya maksud! Yihaaa.. kami pun masuk salah satu blok sambil meninggikan hape mencari-cari rumah yang familiar bagi saya. Haha..

Feeling saya mengatakan kalau itu jalan yang benar, "Itu tuh disitu rumahnya, beneran deh!" saya meyankinkan teman saya yang udah mulai misuh2.
"Mana? Mana? dari tadi bilang itu, itu mulu!"
"Beneran kok it....uuu..., lho kok malah jalan raya yah??"
"Huaaaaa..." saya yakin dia pengen guling-guling di tanah kalo gak inget malu. "Itu kan jalan yang tadi... kita cuma muter doang..."
Ups! saya mulai mengumpulkan sisa ingatan, "Ya maap, abisnya gelap banget sih.." saya ngeless sambil mikir.
"Kesini." Saya asal nunjuk jalan, karena cuma ada sisa jalan tersebut yang belum kami susuri, yah siapa tahu jodoh (temen saya gak tahu kalau saya bener2 ngasal^^v pisss).
Saya memutuskan menelpon mbak bintang,
"Mbak, rumahnya yang mana?"
"Sini, deket rumah yang lama kok."
"Kita nyasar mbak..."
"Lah emang dimananya nduk, mbak keluar rumah nih."
"Gak tahu ini dimana, gelap banget mbak..."
"Walah, piyee... tut..tut..." telpon terputus.
Yap! Kami nyasar dengan sukses!
Saya masih pede sambil ngendap-ngendap di depan gerbang rumah orang buat lihat nomer rumahnya. Tapi tak satu pun nomer rumah yang kami temukan, sanking gelapnya.
"Heran, nomer rumahnya di taro dimana sih?! Diumpetin dimana??" saya mulai panik.
"Gimana dong??" Wajah temen saya udah kayak anduk basah belum dijemur, kusut dan berkaca-kaca antara nahan nangis sama kebelet pipis.
"Dimana...dimana...dimana..." tiba-tiba jadi keingetan ayu tingting!

"Disini nduk!" sebuah suara bagai oase di padang pasir,
Oh...mbak bintang sudah berdiri di depan rumah; berjarak sekitar dua rumah dari posisi kami berdiri. Alhamdulillah.... kagak jadi nyasar!

Wednesday, October 19, 2011

Bertamasya ke Kota Tua

judulnya gak banget yak??haha.. kayak judul lagu anak2 apaaaa gitu.. ^^v
gak papalah... biar familiar #ngelesss
Hari ini saya dan beberapa teman setia saya #tsaahhh... mengelilingi kota tua di jakarta, rute dimulai dari stasiun kota-museum bank mandiri-museum BI-museum wayang-museum fatahillah/jakarta history museum

Disaat adik-adik di kampus lagi sibuk pada UTS, saya dan teman-teman malah jalan2 ^^v pisss...

Perjalanan hari ini amazing deh, kali pertamanya mengunjungi jakarta sebagai turis,hehe

Menikmati es potong di pinggir jalan asyik banget berasa nostalgila jaman dulu (mank kelahiran taon berapa???hoho) <<<---- padahal kayak gembel lagi kehausan,hehe

bernarsis ria di setiap saat dan kesempatan...berasa jadi model gitu <<<----- padahal gak tahu malu,hehe


melahap kerak telor sepiring berdua di fatahillah park sambil dengerin live music <<<----- padahal hemat beibz.... wkikikik

Wednesday, September 28, 2011

Kukuku Dicium Pintu



Duh semakin malem jari saya semakin cenat-cenut dan menunjukkan pembengkakan yg signifikan *haaiyaah!
Itu tuh yang bagian item2 itu adalah hasil dicium pintu kostan yang terbuat dari besi tebal kayak pintu2 gerbang di penjara gitu(kayak pernah liat aja!). akibat kurang konsentrasinya saya nutup pintu, ampe lupa kalo jari saya belum dipindahin dari bibir pintu, alhasil "Wuadawww!" dahsyat dah sakit banget setangan2(padahal cuma seujung kuku kejepitnya), ampe mau nangis guling2(untung inget kalo uda gede, mahasiswa lagi!kan malu kalo ketauan tetengga yang masih anak es-de :D)
Tapi hikmah dicium pintu ini emang luar biasa lho!
saya ampe update status begini :
meratapi jarijemariku,betapa nikmat Allah jk diambil sdkt sj,menimbulkan efek luar biasa #hikmahkejepitpintusampebiru2
benar saja dalam surat Ar rahman, kalimat "Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan?" terus diulang2... karena kita tidak bisa menghitung nikmat yang kadang kita lupakan..iya kan?hayoo ngaku!
Contoh real dalam kejadian ini adalah misalnya saya yang hobi nulis,ngetak-ngetik ampe malemmmm menjelang subuh pake jari ini jadi agak terbengkalai (ini aja jari telunjukknya digantiin posisinya oleh jari tengah untuk sementara ^^ duh,solid banget emang jari2 gw!*yaiyalah!haha)
yowis sekian dan terima kasih, semoga ada manfaat dari tulisan ini selain pamer kuku saya *jiahhhh

Dia


Ini kisah tentang penghuni lemari kayu berwarna krem di kamar saya, ia biasa berbaring manis di rak pertama tempat segala peralatan perang saya kalau hendak berpergian. Ia berwarna senada dengan lemari kayu tempatnya bernaung, hanya saja ia berwarna lebih cerah dan lembut.Ia biasa berada di dalam kotak kardus persegi panjang oranye dengan label 'betina' dan harga yang masih belum saya lepas dari tempatnya semenjak saya membelinya. Saya jatuh cinta saat menatapnya pertama kali, dengan heels setinggi 5 cm berhias pita dan manik tabung berwarna hitam metalik di ujung kepala runcingnya.

Alasan saya menukarnya dengan uang pas-pasan di kantong saya adalah karena sebuah acara yang mewajibkan saya memilikinya, mengenakannya agar menyempurnakan penampilan saya. Pertemuan saya dengannya pun tidak mudah, saya ditemani seorang sahabat dengan menunggang kuda besi mendatangi beberapa mall di kota hujan yang juga kota tempat saya dibesarkan. Pencarian dimulai sejak bada' dhuhur hingga menjelang isya. Saya kesulitan menentukan pilihan karena saya lebih suka sandal gunung atau sepatu cad daripada harus menggunakan sepatu higheels. Beberapa kali saya malah tertarik membeli sepatu jenis itu jika tidak ingat tujuan awal.

Dan saya hanya mengenakannya selama satu jam saja. Selebihnya saya hanya menatapnya dan berharap mengenakannya pada kesempatan istimewa kelak.

Tapi sepertinya kesempatan itu tidak akan ada lagi.
Rupanya saya hanya berjodoh dengannya sebatas itu saja, tidak lebih.
Saya menatap nanar tempat biasa ia berbaring manis di dalam kotak oranye menyala dalam lemari saya. Kelak semoga saya mendapat pengganti yang lebih baik.

Monday, September 26, 2011

Jurit Malam

Ini kisah misteri pertama di blog ini.... (jeng...jereng...jeng jeng...)
Cerita ini dimulai sejak ada para akhwat yang sekostan sama saya berdatangan ke kamar saya.

akhwat A : Destiii cantikk..baik hati...rajin makan.. (what??) *tulisan ini telah mengalami dramatisasi* nanti malem temenin aq yaaa ke danau LSI...

saya : Ngapain? Orang itu nyari literatur di perpustakaan LSI (LSI adalah nama beken perpus IPB) bukan di danaunya! jangan-jangan kamu...?? ya ampun... jangan putus asa gitu dunk, skripsi itu pasti akan bisa dilewati sobat!

akhwat A : (cengo, trus nepuk jidat sendiri *plakkk! soalnya kalau dia nepuk jidat saya, dia akan merasakan sendal melayang,hehe *kidding) maksudnya, nemenin aku jaga di pos jurit malem tau!

saya : OOOO.... okeee aku mau mauuuuu! (insting mistis saya muncul)

tak lama setelah akhwat A meninggalkan kamar saya dengan jingkrak2 karena bahagia, saya menerima sebuah sms dari akhwat B...

destiiiii manissss,, nanti temenin aku ya di arboretum IPB?

ohhh maaf, tidaaakkk bisaaa...

yaaa,, desti jahat.

wew. saya merenung, semoga dia memaafkan kejahatan saya ^^

Ukhti solihah alias desti.. bisa temenin aku di seafast gak? aku sendirian niii

sebuah sms lagi dari akhwat C. kening saya berkerut, saya nempel iklan jasa nemenin orang dimana yak?? *sambil nginget2

by the way....
malam pun tiba,, seusai sholat isya saya dan seorang teman berjalan menyusuri lorong mesjid... menyusuri jalanan gelap samping hutan fakultas perikanan.

jam 19.30 kita nyari tempat buat ngumpetin 'misi rahasia' di dalem kresek putih.
Dengan yakinnya saya melempar kresek itu ke rerumputan. dengan argumen "orang-orang tidak akan menyangka bahwa kita menyembunyikan benda sepenting ini di tempat terbuka." saya tersenyum bangga atas pemikiran cerdas ini. dua akhwat yang bersama saya itu mengangguk mengiyakan. cerdas banget kan pemikiran saya??haha

beberapa menit kemudian,, sahabat saya si Akhwat A dapet sms "udah mba"
mereka menemukannya tidak lebih dari 5 menit. penonton kecewa teman2! (penonton disini adalah kami yang terdiri dari 3 orang akhwat, yang sejak 30 menit yang lalu berdiri memantau di dalam gelap. si akhwat D yang niatnya untuk menguatkan kami malah meremas tangan saya paling kencang karena ketakutan*waduh!salah ajak orang ini namanya)

it's oke... akhirnya untuk memolor-molorkan waktu dan suasana semakin mencekam
terlintas ide di kepala saya *cling!

akhwat A mengirimkan sms ke ketua kelompok jurit malam
"Tolong si baju merah yang sedang kedinginan."
(tentu saja itu kata-kata saya,haha... jenius banget kan? hixhixhix)

"ada clue lain ga mba??"

kami tersenyum puassss... silahkan mencariiii, hohoho



hayoooo ada yang bisa nebak gak si baju merah yang sedang kedinginan itu apa???
soalnya peserta jurit malam tidak menemukannya sampai waktunya habissss :D


*kisah ini ditulis dengan penambahan, pengurangan, penggilaan alias dramatisasi oleh penulis

Kamar 34 vs Kamar 35

34 adalah nomer kamar saya, sudah 2x resuffle ternyata saya masih di kamar yang sama, mungkin jodoh kali ya... alhasil, disaat smua temen2 kostan pada tuker kamar, pindahan, saya ongkang-ongkang kaki di kamar ^^v . Sekarang di depan kamar saya ada temen satu angkatan yang juga lagi pacaran sama skripsi, sekarang ini dia lagi asyik2nya ngedate.. kerjaannya tatap-tatapan sama layar laptop.

Dari tadi kerjaannya bolak-balik ke kamar saya, soalnya katanya jam 9 ini dia mau ngedraft ke dosennya. Sebut saja namanya Retno,ini percakapan kami dengan suara bervolume besar (alias tereak2an di kamar masing2)
Retno : aduuuuuuuuuuuuuh! aku pusing destiiiiii
Saya : Retno, jangan mengeluh! Saya juga lagi pusiiiing tau!
Retno : Kok pembahasannya cuma 2 halaman ya?? orang2 aja empat halaman!! Duh gimana dong?
Saya : Yaudah sih gak papa, nanti setelah ketemu dosen juga ketauan kurangnya dimana & apa yg bakal ditambah.
Retno : Oh iya ya, oke2.
Saya : pengen ngedraft,pengen ketemu bapak (dalem ati)
Retno : Duh ini pengujian satu sampel 75 ribu? aku kan pake 12 sampel, berapa tuh kalo dikali? masya Allah... skripsiku berat diongkos!
Saya : Sabar yak...
Retno : Huaaa...refreshing yuuuukkk,,, pusing!!
Saya : Itu bikin tambah berat diongkos bu!
Retno : Kok datanya aneh sih? telpon anak statistik aja kali ya? tapi masa nelpon giliran butuh aja? malu gak sih?
Saya : ngangguk2* yaudah sih tanya aja, justru kalo nelpon gak ada hal penting malah aneh iya gak?
Retno : minta pulsa dunk buat nelpon..
Saya : Gubraaaaaaaaaaaaaakkkkkk -.-"

Sunday, September 25, 2011

random ta'lim

Saya mau kasih tau sesuatu (gak pake nada ala syahrini yah)
Sudah hampir satu setengah tahun saya ngekost di ponpes mahasiswa al iffah, ponpesnya para akhwat keren di IPB (jangan diikutin ya narsis parah begini ^^v hehe)
Kita punya kajian rutin satu pekan sekali di malam minggu, dimulai pukul 9 malem sampe kadang-kadang jam 11, 12, 01, juga pernah...kalo gak dibatesin acara tanya jawabnya mungkin bisa ampe subuh, :D

Acara kajian ini dipandu oleh seorang ustadz sekaligus dosen pemilik ponpes yang saya tempatin, pokoknya materinya dahsyat deh! Dari mulai fiqh, hadist, de-el-el tapi yang menjadi patokan materinya adalah "peran wanita sebagai ibu, anak, masyarakat, dan istri" tema ini bisa dibahas selama setahun lho! pas saya masuk ponpes ini dulu kebetulan bahasannya masih di peran wanita sebagai istri.

tadi hampir tengah satu ta'lim baru selesai,,
Tema malam ini adalah "menjaga lisan"

pokoknya yang bikin jleb! jleb! banget yang akan saya tulis disini,untuk instropeksi diri sendiri dan semoga bermanfaat bagi yang baca :)

1. Setelah denger ta'lim al iffah with ust.ahmad, jd serius pgn berubah jadi akhwat lemah lembut

2. Taukan kan kisah Rasulullah saw isra' mi'raj? Beliau melihat wanita banyak di neraka (naudzubillah...) tau kenapa? salah satunya adalah krn banyak wanita yang menghapuskan kebaikan suaminya ketika ia emosi.

3. Sebaik2nya seseorang adl ketika dipandang,menjadikan org yg memandangnya ingat kpd ALLAH.. (sudahkah?? istigfar sebanyak-banyaknya)

4. S'org muslim/muslimah seharusnya;dmnpun,kapanpun,sbg apapun,bgmnpun:orientasinya always ALLAH

5. Nanti,1,2,belasan,puluhan thn jk umur qt msh ada;akankah qt akn ttp istiqomah menggenggam Dien ini? (istiqomahkan kami ya Rabb)

6. Jangan menafikan yang wajib demi sunnah, ex. jenggot buat para ikhwan kan sunnah, tapi ternyata frame dunia internasional saat ini kepada orang bejenggot adl teroris. trus kalo tetep maksa berjenggot lebat tapi akibatnya gak bisa dakwah (yang notabene wajib! inget dakwah itu wajib lho!) trus gmn dunk?? *let's thinking

7. Jangan sembarangan bilang bid'ah atau mengkafirkan orang yaa,, yang dikatakan bid'ah itu kalo terkait akidah dan ibadah qosoh(sholat,zakat,dll). ex. sholat magribh dikurangin jd 1 rokaat atau dilebihin jd 10 rakaat 9ini bid'ah). Pergi ke dukun (ini bid'ah cz menyangkut akidah. tapi kalo misalnya dzikir pagi, sore yang memang berisi kebaikan (bukan bid'ah selama tidak mewajibkannya, tidak mengharamkan orang yang dzikirnya beda sama kita). pake toa mesjid juga bisa dibilang bid'ah kalo semuanya kita bilang bid'ah, iya gak? cz zaman Rasulullah gak ada toa.

8. Berdakwahlah dengan lemah lembut, meneladani Rasulullah saw :)

9. Islam itu mudah dan memudahkan, so jangan dipersulit.



dan masiiiih banyak lagi, mohon maaf kalau banyak kekurangan atau ada kata yg kurang berkenan.... karena saya masih sangat minim ilmu...

wassalam

Friday, September 23, 2011

Pernikahan Dini

Masih di hari yang sama, yaitu kemarin... hehe
saya ceritanya bayar uang spp ke teller bni deket kampus, ngatrinya masya Allah... kayak satu er-te lagi main uler tangga. beneran dah!
trus disana kan ada tipi, kebetulan channel tv one, lagi ngebahas pernikahan dini itu dilihat dari segi kesehatan.

saya (dalem ati) : Ih, gak papa sih kalo pada pengen nikah muda! daripada pacaran!

masih saya (masih di dalem ati) : ini nih,, pemikiran yang salah...kayak KB yang membatasi anak cuma dua aja, masa nikah dini gak boleh. Berarti saya belum boleh nikah juga dong? kan saya pengen nikah muda... (upz!keceplosan)


sesuau bergerak di layar... "anjuran untuk menikah, wanita; 20 th, pria; 25 tahun


Gubrakkkkk! oia... saya mah bukan dini lagi, dino kaliiiiiii*mesem2 karena malu inget umur

temen saya yang sama-sama lagi ngantri; "Kita mah bukan usia dini lagi! tapi usia dini-kahi!"


HAHAHAHA.... NGACO! tapi bener juga siiiihhhhh


aiiihhh

kabar bahagia itu menggentayangi saya tengah malam

Kemarin malam, tepat pukul 01.00... seusai saya berkunjung dan ngobrol ngalor ngidul ke kamar teman saya, sebuah pesan masuk lewat facebook..

"Salam Story, mbak Desti. Cerpennya keren. Keberatan gak mbak saya invite ke grup FB CENDOL(CErita meNulis Diskusi OnLine)?"

Kening saya berkerut, biasanya seseorang menyapa saya dengan salam 'assalammu'alaikum' atau 'selamat pagi/siang/sore/malam', tapi seseorang ini menulis salam sambil menyertakan sebuah nama majalah remaja kenamaan yang setahu saya adalah majalah dengan fokus karya fiksi.

"salam kenal :) cerpen yang mana ya mbak,memang mbak c******** baca dimana? makasih ^^ , boleh jika berkenan, semoga bisa banyak belajar disana :)"

Seingat saya cerpen-cerpen saya yang pernah dimuat hanya tersebar di www.annida-online.com dan www.islamedia.web.id , sedangkan dari analisis saya... seseorang yang menyapa saya itu nonmuslim yang 'mustahil' baca media bergenre islami. Saya mengingat-ngingat, apa saya pernah mengirim karya saya ke media lain? (soalnya selama ini saya teringat pesan seorang penulis terkenal yang saya lupa siapa, 'tulis, kirim, lupakan!') Jadi beneran lupa deh! hehe. akhirnya saya ingat, saya memang pernah mengirim satu judul cerpen email majalah tersebut. Aha! Apa mungkin yang itu? tapi sepenelusuran saya sebelum berani mengirimkannya, karya biasanya akan diseleksi dan menunggu selama minimal 3 bulan.. dan seingat saya... cerpen itu baru saya kirim sebulan yang lalu.Hmm...

"Cerpen yg judulnya Ramdan di Bulan Ramadhan, di Story edisi 25."

Saya speechless. Ah iya! saya juga pernah membuat cerita ini dalam hitungan jam setelah melihat postingan satu event lomba di grup majalah tersebut. Alhamdulillah wa syukurillah.....

Saya belingsatan, ingin mengabarkan kabar bahagia(setidaknya bagi saya :) kpd sahabat terdekat, tapi kostan sudah sepi karena rata-rata sudah terlelap.

Saya kaget. bahagia. bingung. kenapa?? karena setelah saya tanya, majalah itu terbitan bulan agustus tanggal 25, itu berarti menunggu dua hari lagi untuk terbit edisi 26!
Kok ga ada kabar apa pun ya? saya mulai menggalau gak bisa tidur (harap dimaklumi.. ini pertama kalinya karya saya dimuat di media cetak ^^v hihi jadi norak deh pengen punya kenang-kenangan gitu ceritanya...hehe) masih ada gak ya majalahnya di loper koran deket berlin? atau gang gww? semoga saja masih... karena cuma ada 2 tukang koran di kampus -.-" saya pasti sedih kalo abisss

dan.... tralalala.....

pagi2 saya jalan ke loper koran pertama, alhamdulillah ya... seakan majalah itu memang disisakan untuk saya, bayangkan dong sudah hampir satu bulan dan majalah itu masih ada satu,udah gitu sempet mbaknya nyarinya susah karena nyempil di majalah2 lain (menafikan mungkin mahasiswa ipb emang lebih suka beli buku text atau diktat daripada yg begituan, hehe)

ih,, saya geli sendiri begitu membukanya...
ada fota manis saya terpampang disana beserta biodata singkat. Ihiyyyy! masuk majalah...

saya teringat kata-kata saya yang pernahs aya lontarkan ke salah seorang sahabat sekaligus musuh saya yang ngeledek ngajakin saya ikutan acara pemilihan model begitu (dia benar-benar melecehkan harga diri saya sebagai akhwat preman,*lho???) haha...just kidding!

"Gue bakal nampang di majalah suatu saat nanti! tapi bukan jadi model!"


and then.. see... hanya keyakinan dan kehendakNya yang akan melukiskan asamu jadi nyata..

Thursday, July 14, 2011

AutismeMalam

Sarang hae.. wah keranjingan korea nih saya..
efek liburan dan pelarian dari skripsweet yang makin hari makin ngegemesin!
Saya disuruh ngolah data lagi pake analisis statistik teman2..
kebayang kan gimana bluweknya tampang saya waktu dosen saya menyatakan itu,
bikin patah hati ajah! masak ngolah lagi??
okey, tahan emosi...
itu emosi yang kemaren kok, ini uda agak sedikit lumayan baikkan ^^

I'm fallin in lopeeeeeeeee!!!
ets...jangan mikir macem2 dulu, saya jatuh cinta nulis...
jatuh...jatuh...jatuh...
pengen ngobrak-ngabrik kata jadi kalimat;paragraf;halaman;novel!
Gak sabar pengen liat tulisan saya nanpang di gramed *hahaha mimpinya ketinggian yak??

okey, alasan saya cinta banget sama nulis adalah....
kita bisa jadi siapapun, jadi seperti apapun, melakukan apapun,
bereksprimen tokoh di kehidupan nyata yang kadang bikin orang bingung dan bertanya2 "sebenernya si desti sanguinis, melankolis, plegmatis ato autis sih???"
dari sepuluh orang yang ditanya akan menjawab berbeda2, ya karena saya sedang bereksperimen gitu,,
halah...halah...

Friday, January 21, 2011

Beli buah

Tadi..sarapan ke nasi kucing... tapi gak kebagian mendoan...
trus melihat isi dompet(sebenernya gak layak untuk disebut dompet,



karena itu sebenernya tempat hape yg dialihfungsikan, hehe)uang tinggal lembar-lembar receh.
akhirnya memutuskan ke ATM, go go! naik angkot deh karena menghemat tenaga ^^v alasan..

setelah ngambil duit, hmm..liat jeruk kecil2 yg imut imut memikat... jadi pengen deh,,,
trus mikir2, budgetnya...

ywda sii sekali2...
kebetulan lagi sariawan juga kan?
soo.. berjalanlah ke sebuah minimarket buah..

jeruk imut, jeruk phonkam, jeruk... apel merah, pear..
hmm..
waaa!! ada itu ada itu...






yup!ada strawberry,, yummy....



yupyup dengan uang Rp6000 dapet sekotak "strawberry"

semoga sariawannya sembuh yah deztie ^^b