Showing posts with label JalanJalan. Show all posts
Showing posts with label JalanJalan. Show all posts

Saturday, June 6, 2015

#ExploreJogja

Yaaaak akhirnyaaah...
Saya kembali menjejakkan kaki di jogjakarta dengan rasa berbeda. Jika perjalanan pertama dan kedua berkaitan dengan agenda sekolah. Kali ini pure liburan :')
Sebagai putri sunda yang lahir di tanah banten coret dan besar di tanah bogor coret, pengalaman berkunjung ke tanah jawa (selain jawa barat) itu berkesan bangeeet.
Ditambah.. ssstt jangan disebar yak, ini perjalan pertama saya naik kereta ekonomi non jabodetabek. Hihi... jadi jangan kaget kalo saya agak2 norak :D
Aaarggh ketagihan pokoknya... jadi mungkin begini ya rasa mudik naik kereta berjam-jam?
Saya berangkat dari stasiun pasar senen pukul 22.30 menggunakan kereta ekonomi progo tanggal 30 mei 2015. Dan pulang dengan kereta yang sama tanggal 2 juni 2015 pukul 14.22.
Kali ini posting dokumentasi aja dulu yaa... kisah2nya diskip dlu.. hehe

@ asrama ratnaningsih ugm #haripertama setelah keliling sunday morningnya ugm
Borobudur temple #harikedua dan ini ketiga kalinya kesinih :) dan alhamdulillahnya kali ini jurus nangkis pedagang di pasar ulernya sudah cukup canggih. Wkwkw

Diambil dari dalam kereta progo di stasiun kroya dalam perjalanan pulang.... 

Bye.. bye.. jogja :')





Wednesday, December 26, 2012

SuperCamp #3

Setelah sholat berjamaah, kami bersiap senam pagi! Taraaaa... cuma anak-anak kok yang senam, saya mah kaburrr... hehe ^^v dan muncul kembali saat mereka mulai berangkat untuk jelajah alam.

Resiko jadi tim medis adalah harus siap siaga di belakang. Yap!! Saya ditinggal pembina lain, bersama seorang anak yang kakinya sedang sakit. Saya berusaha menikmati perjalanan itu meski agak panik, [gimana kalau nyasar coba??] ah, tapi saya harus tetep stay cool... malu dunk sama murid saya yang bertampang kalem meski tertinggal jauuuuh di belakang. Tiba-tiba si anak mengeluh perbannya lepas dan saya pun dengan sigap membantunya untuk mengganti perban di kakinya. Tapi,, saya lupa bawa gunting untuk memotong plesternya. Dan tidak ada benda tajam satu pun di sana.

Saya minta izin untuk meninggalkan anak itu dan mencoba menyusul rombongan yang tidak terdengar lagi suaranya. Lumayan jauh, sampai akhirnya saya menemukan mereka di sebrang sana... Oh My God! Gimana caranya saya ke sana??

Saya bertepuk tangan untuk menarik perhatian mereka, supaya mereka sadar kalau saya ketinggalan rombongan. Alhamdulillah, satu panitia langsung berlari menghampiri saya lewat belukar dan sebuah sungai kecil. Dan pertanyaan pertama yang saya ajukan adalah...

"Bawa benda tajam gak, Pak?"

Si Bapak pun kebingungan, "Benda tajam? Buat apa?"

"Buat potong plester, itu ada anak yang sakit di sana."

"Kenapa gak dibopong aja, Bu?"

"Berat kali, Pak. Bapak liat sendiri aja deh anaknya." Si anak yang sakit itu punya badan lumayan berisi [sedikit penghalusan dari kata gendut ;p]

Olala... ternyata plester itu bisa dirobek gitu aja pake tangan. Malunya dakuuuuu, ketauan nih gak lulus PMR.

Track yang kami lalui untuk kembali ke rombongan lumayan sulit. Dan saat harus meloncat, si Bapak tiba-tiba terdiam. Rupanya beliau nunggu saya, karena khawatir gak bisa loncat karena memang agak tinggi.

Dengan lugunya saya nanya, "Kok gak dilanjutin, Pak?"

"Ayo loncat, Bu."

"Oh.. Bapak tenang aja, saya bisa kok. Jadi bapak duluan saja. Santai, Pak, sudah biasa."

"Oh.. bener bisa?"

Saya pun mengangguk yakin. Kami pun melanjutkan perjalanan. Sampai ada pagar lumayan tinggi yang harus kami lewati. Saya sudah di atas pagar, tiba-tiba si Bapak menoleh, "Beneran bisa, Bu?"

"Tenang, Pak. Hupp! Saya pun mendarat dengan sukses! Menyisakan murid-murid saya yang melongo menyaksikan ibu gurunya berubah jadi wonderwomen. Haha.

***

Yeeeee ini yang saya tunggu2!!! Flying Fox!! Saat kuliah dulu saya gak kesampean naik ini karena terkendala rok. Tapi karena saya sekarang pakai RONA (Rok Celana) Saya dengan pede akan mencobanya. Sampai kepala sekolah dan para bapak guru heran melihat saya bersemangat sekali, karena saya satu-satunya 'ibu guru' yang ikutan ngantri main ini.

Saat naik tangga untuk sampai ke atas sebelum meluncur, tiba-tiba instruktur bilang "Kayaknya udah biasa manjat ya, Bu?" Tuiiiiiing Tuiiiiing, ini pujian atau apa ya? Saya jawab aja, "Kok tahu, Pak?" [ini bukan mau ngegombal yak! :)] "Iya soalnya cekatan banget." haha... baru tahu dia! Mungkin dia belum mendengar perjuangan saya untuk sampai ke menara Al Hurriyah [masjid kampus IPB yang konon tingginya 35 meter sodara-sodara! Dan jangan bayangkan saya naik menara itu seperti naik menara monas! Kami harus memanjat tangga-tangga yang berdiri dengan kemiringan 180 derajat. EH malah jadi ngomongin iiniii, soriii]

Slurpppppppppppppp [eh begini gak ya bunyi meluncurnya??] Alhamdulillah sampai ke darat dengan selamat. Sebenernya pengen naik lagi,,, tapi berhubung di bawah sudah banyak bapak guru, saya urungkan niat itu. Well, suatu saat harus mencoba lagi... semoga paralayang next time :)) hihi amiiin

Oke, sekian pengalaman saya Camping wif siswa siswi SDIT sekaligus acara perpisahan saya sebagai guru mereka, hiks hiks..

Saya yakin mereka akan mendapatkan guru yang lebihhhhh segala-galanya dibanding saya, dan semoga saya akan mendapatkan yang terbaik di luar :) Tetap diistqomahkan dalam kesabaran saat berjuang di medan laga yang lain [nih silat apa yak?]

amiiiiiiiiiiiiiiiiin

Tuesday, December 25, 2012

SuperCamp #2

Percakapan sambil melemparkan pandangan ke hamparan lampu-lampu itu sedikit banyak menambah ilmu untuk saya dan semoga saja juga dia. Sekali lagi, betapa 'setiap fase memiliki ujiannya masing-masing'. Saya yang masih single punya seabrek keluhan yang ingin dimuntahkan. Dan ternyata setelah melepas masa singlenya tiga minggu yang lalu, dia juga memiliki banyak keluh yang ingin disemburkan. Tapi alhamdulillah, kami sama-sama sudah dewasa, sudah faham... mana yang benar-benar layak untuk diungkapkan dan mana yang harus disembunyikan.

Pukul 09.00, pertunjukan para peserta telah usai. Waktunya kami istirahat untuk mengumpulkan energi esok hari. Sementara gerimis masih asyik menggelitiki tanah yang penuh genangan dimana-mana. Saya segera memasuki basecamp panitia, karena tidak kuat dengan udara dingin yang mulai menggigit.

Berhubung saya pengidap insomnia, saya baru bisa tertidur sekitar pukul satu. Apalagi, anak seorang guru menangis semalaman meminta pulang. Jadilah, tak ada yang mampu tidur nyenyak malam itu. Pukul 02.30 dini hari, seorang panita membangunkan saya. Sudah waktunya bersiap untuk jurit malam. Sementara peserta sholat tahajjud berjamaah, saya mempersiapkan perlengkapan untuk dibawa ke lokasi.

Saya dan teman panitia mengikuti peserta dari belakang. Menikmati udara malam yang dingin sekaligus menyegarkan. Sampai di suatu tempat, subhanallah... kami menemukan tempat yang viewnya bikin takjub. Kembali kami menemukan tempat untuk nongkrong, sambil mengamati peserta yang sedang mengunjungi pos-pos. Kali ini posisi kami memang pas sekali, berletak di tepi bukit. Sambil sesekali merapatkan jaket, kami kembali terlibat percakapan ringan. Dan kali ini obrolan kami malah dominan memojokkan saya, haha.

"Des, semalem gue mimpi loe nikah tau!"

Saya hanya tertawa lalu mengaminkannya, "Nikah sama siapa?"

"Nah itu dia! Gak kelihatan, katanya sih sama temen deket."

Waduuuhhh! "Yah kenapa gak diselidiki sama siapa, kan gue juga penasaran!" Wkkkk...wkkkwkkk....

Sedikit intermezzo... ya, saya memang lebih banyak terlibat acara di belakang panggung, Jadi maaf ya kalo ceritanya gak jauh2 dari kegiatan saya selama di sana :)

Setelah acara di pos selesai, kami melanjutkan acara muhasabah dan api unggun di lokasi kemah yang kami tinggalkan semalam. Acara berjalan lancar, dan diakhiri dengan acara salam-salaman dengan peserta. Sekaligus pamitan terselubung dengan siswa-siswa saya. Acara foto-foto dan cauuuuuu, saatnya sholat subuh berjama'ah. Nice moment :)

next, acara outbond dan penutupan.

Monday, December 24, 2012

SuperCamp #1

23-24 Desember 2012

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, acara sekolah satu ini mungkin merupakan acara terakhir saya di sekolah setelah benar-benar resmi resign sebagai salah satu pengajar di sebuah sekolah dasar islam terpadu. Makanya, saya pun dengan amat terpaksa merelakan teman-teman saya yang berangkat ke Pantai Sawarna, Serang, Banten. Selain alasan dompet tipis tentunya. Hehe

Kaos, rok celana twist, jaket parasut, sepatu olah raga, slayer, dan ransel berisi pakaian ganti, peralatan mandi, mie instan beserta teman-temannya. Di saat-saat seperti inilah saya seperti menemukan diri saya yang sesungguhnya [tsaaahhh]. Sejak kecil saya memang dikenal tomboy, berlanjut smp, sma, hingga kuliah. Tapi, tomboy saya bukanlah tomboy yang ekstrim dalam hal penampilan. Mungkin dari segi penampilan, saya akan sama seperti remaja cewek pada umumnya; jeans plus kaos oblong [flashback zaman dahulu kala]. Ke-tomboy-an saya ini lebih ke arah sikap dan prilaku.

Cuek, galak, tegas, itulah saya; hingga teman saya saat SMA punya tagline untuk saya 'si pembenci orang manja'. Haha... saya memang alergi dengan orang yang bersifat manja, mungkin karena sejak kecil orang tua saya mendidik saya agar mandiri. Jadi sikap manja menurut saya adalah sikap yang tidak etis, dan cenderung berlebihan. Pendapat ini ada di kepala saya sebelum saya bertemu dengan orang-orang manja dan mempelajarinya secara psikologi dan lingkungan [haha sotoy]. So, sekarang saya lebih moderat tentang itu. Tenanglah para manja-ers :p

Beralih kembali ke penampilan, meskipun saya gak feminim-feminim banget, tapi saya juga gak perkasa-perkasa banget kok dalam hal penampilan [apa sih]. Jujur, sejak dulu saya memang lebih merasa safety aja kalo pake pakaian cowok seperti kaos oblong. Coz biasanya kan kaos cewek itu disetting sedemikian rupa supaya meletet meletot kesana kemari. Dan itu yang membuat saya tidak nyaman sejak dulu sebenarnya! Saya gak suka pakaian ketat.

Terus kok bisa loe sekarang pake rok kemana-mana des???? Mungkin banyak yang akan bertanya seperti itu. HAha... ceritanya puanjanggggg.... pokoknya intinya itu dalam rangka ingin mengamalkan ajaran Islam secara kaffah. Lengkapnya dibahas next time deh. Ini kan lagi ngomongin supercamp, kok ngelantur kemana-mana yak ^^v pisss

Kembali keeeeeee topiiiiik "supercamp".

Acara ini bertempat di Villa PT. Buana yang berada di Bukit Hambalang [pasti sering denger kan tempat ini sekarang-sekarang? Kan sering dibahas di tipiii]. Ini pertama kalinya saya ke bukit ini, wuaaaahhh ternyata baguss juga. Berasa ke puncak dah! Tanpa macet! :) Kami berangkat jam 9an menggunakan truk pengangkut pasir dan beberapa kendaraan lain membawa berbagai perlengkapan camping. Acara dimulai dengan pendirian tenda, upacara pembukaan, lomba masak, daaaaaaan harusnya sih ma'rifatul maidan. Tapi tiba-tiba kilat menyambar dan hujan cetar membahana badai pun datang. Mengoyak-ngoyak tenda kami... semua anak basah kuyup. Hingga semua peserta dan panitia dievakuasi ke aula villa yang kondisinya ternyata tidak lebih baik alias kami tetap terkena tempias hujan dan dingiiiiiiin brrrrr!

Sholat ashar pun dilakukan dengan kondisi basah kuyup, sementara tenda dinggal begitu saja di lokasi kami berkemah. Rupaya hujan masih betah turun hingga malam datang, di saat semua peserta melanjutkan acara pertunjukkan dari tiap kelompok. Saya dan seorang teman malah berdiri menatap pemandangan di bawah bukit. Lampu-lampu menyala membentuk layaknya gugusan bintang yang indah. Subhanallah....

Kami pun tanpa sadar larut dalam percakapan yang tidak direncanakan. Curhat, mengutarakan mimpi masing-masing, menyebutkan tempat impian yang ingin kami singgahi, juga petuah-petuah sok bijak dari saya yang single untuk dia yang baru saja mendoublekan diri,hehe. Kadang teori memang lebih mudah kawan! Maka saya dengan semangatnya memberikan petuah ini itu padahal nihil pengalaman :D

Berhubung saya ga bawa camdig [gak punya sebenernya mah] dan hape lowbatt. So, foto-foto hanya menunggu uploadan temen di fb. SuperCamp #2 akan menyusul, masih banyak cerita seru. Ditunda dulu yaaa.. mau memenuhi hak tubuh untuk istirahat :)

Niteeeeee alllll.... have a nice driiiiimmmm.

Wednesday, October 19, 2011

Bertamasya ke Kota Tua

judulnya gak banget yak??haha.. kayak judul lagu anak2 apaaaa gitu.. ^^v
gak papalah... biar familiar #ngelesss
Hari ini saya dan beberapa teman setia saya #tsaahhh... mengelilingi kota tua di jakarta, rute dimulai dari stasiun kota-museum bank mandiri-museum BI-museum wayang-museum fatahillah/jakarta history museum

Disaat adik-adik di kampus lagi sibuk pada UTS, saya dan teman-teman malah jalan2 ^^v pisss...

Perjalanan hari ini amazing deh, kali pertamanya mengunjungi jakarta sebagai turis,hehe

Menikmati es potong di pinggir jalan asyik banget berasa nostalgila jaman dulu (mank kelahiran taon berapa???hoho) <<<---- padahal kayak gembel lagi kehausan,hehe

bernarsis ria di setiap saat dan kesempatan...berasa jadi model gitu <<<----- padahal gak tahu malu,hehe


melahap kerak telor sepiring berdua di fatahillah park sambil dengerin live music <<<----- padahal hemat beibz.... wkikikik